Tuesday, 12 July 2011

Khasiat Buah Mengikut Warna

Jenis sayur-sayuran dan buah-buahan yang dimakan menentukan kejayaan seseorang dalam menjalankan program pengendalian berat badan. Rujukan warna di bawah ini boleh membantu memadupadankan makanan, kerana setiap warna makanan, khususnya buah-buahan, menandakan manfaat yang berbeza bagi tubuh kita.

   
1. Merah
      
Sayuran dan buah berwarna merah mengandung banyak pigmen melawan penyakit. Juga diketahui mengandungi likopen, zat yang berperanan menjaga kesihatan sel dan mampu mengurangkan risiko kanser. Contohnya tomato, strawberry, semangka, epal, cranberry, cherry, anggur merah, bit, dan paprika merah. Sedangkan yang mengandungi oksidan yang paling tinggi adalah strawberry, cranberry, cherry, anggur merah, bit, dan paprika merah.
 2. Oren
      
Ubi jalar, jeruk squash, wortel, blewah, labu, persik, mangga, apricot, dan pepaya adalah beberapa contoh buah / sayur berwarna oren. Tiap satu porsi dari mereka menyumbang banyak beta karoten yang menyehatkan tubuh serta alpha karoten yang efektif melawan kanser. Sedangkan setengah mangkuk buah berwarna oren boleh mencukupi keperluan vitamin C dalam tubuh. Dan sekadar tambahan maklumat, bebereapa program diet menganjurkan wortel karena kandungan gula alaminya sangat besar. Padahal, menurut buku Color Code: A Revolutionary Eating Plan for Optimum Health karangan James A. Joseph, Ph. D, Daniel A. Nadeu, MD, dan Anne Underwood, kandungan serat wortel mencegah gula bergegas masuk ke aliran darah yang akan menyebabkan melonjaknya kandungan insulin di dalam darah. 

   3. Kuning
      
Ragam buah berwarna kuning di antaranya pisang, jeruk nipis, jeruk manis, anggur, kentang kuning, dan jagung. Buah-buahan ini diketahui mengandungi vitamin C yang cukup baik untuk melindungi sel tubuh, serta mengandungi potassium yang sangat baik untuk menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangkan pembentukan plak di arteri, serta berfungsi sebagai pencahar alami.
   4. Hijau
      
Warna hijau pada sayuran menandakan hubungan kandungan sulforaphane, isothiocyanate, dan indoles. Menurut Heber, mereka dapat merangsang level pembuat komponen yang dapat memecah unsur kimia penyebab kanser. Semakin gelap warna hijau pada sayuran, makin banyak klorofil yang dikandungnya dan semakin besar pula keperluan untuk perlindungan antioksidan. Contoh sayur-sayuran hijau di antaranya adalah brokoli, salad, bayam, bok choi dan teh hijau. Mengenai teh, berdasarkan penelitian, teh bisa memberi dorongan pada metabolisme tubuh. Hal ini diduga disebabkan oleh kandungan polyphenol dan kafein yang terdapat dalam teh, yang bersatu untuk membuka proses pembakaran lemak pada nilai kawalan yang berbeza. 
   5. Coklat
      
Bahan makanan berwarna coklat di antaranya roti dan biji-bijian, bijirin, granola, dan kacang-kacangan. Kebiasaan mengambil makanan berbiji tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga boleh membantu membuang racun penyebab penyakit. Biji-bijian yang kaya akan vitamin B dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam mengubah kalori menjadi tenaga.

   6. Putih
      
Bahan makanan berwarna putih seperti tahu, bawang putih, keju rendah lemak, yogurt, dan susu sangat bagus untuk tubuh kerana mengandungi banyak flavonoid yang dapat melindungi membran sel. Produk susu rendah lemak juga boleh membantu daya kerja jantung, kalsium untuk membina tulang, dan juga untuk menurunkan berat badan. 

   7. Biru - Ungu
      
Sayuran dan buah-buahan berwarna biru - ungu, contohnya adalah terung, kismis, dan wain. Kandungan magnesium pada anggur dan kismis sangat diperlukan untuk pergerakan feses yang baik. Kulit anggur juga merupakan pencahar (laksatif) yang baik. Kandungan airnya cukup tinggi, sehingga dapat menambah cairan yang diperlukan. Sedangkan terung dapat menurunkan kadar kolesterol dan asam empedu di dalam usus dan menghantarnya keluar dari tubuh. Selain itu, terung juga mengandungi pectin penurun kolesterol dalam jumlah cukup banyak.

Sunday, 3 July 2011

Dialog Nabi Muhammad s.a.w dan Iblis (6)

Pertanyaan Nabi (6):
“Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, bagaimana perasaanmu?”

Jawab Iblis:
“Jika mereka membaca Al-Quran karena Allah, maka rasa terbakarlah tubuhku, putus-putus segala uratku lalu aku lari daripadanya.”


Pertanyaan Nabi (7):
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”

Jawab Iblis:
“Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya.”


Pertanyaan Nabi (8):
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”

Jawab Iblis:
“Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya kepadaku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia berpuasa.

Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga.

Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasa.”

Friday, 1 July 2011

Dialog Nabi Muhammad s.a.w dan Iblis (5)

Pertanyaan Nabi (4):
“Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu dari manusia?”

Jawab Iblis:
“Pertama sekali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir juga ada dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, aku akan tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikut kemauan jalanku”

Pertanyaan Nabi (5):
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, bagaimana keadaanmu?”

Jawab Iblis:
“Sebesar-besarnya kesusahanku. Gementarlah badanku dan lemah tulang sendiku. Maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap anggota badannya.
Setengah-setengahnya datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, sentiasa hendak cepat habis sholatnya, hilang khusyuknya – matanya sentiasa menjeling ke kiri kanan, telinganya senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyi yang lain. Setengah Iblis duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya dia tidak kuasa sujud berlama-lama, penat atau duduk tahiyat dan dalam hatinya senantiasa hendak cepat habis sholatnya, itu semua membawa kepada kurangnya pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat hukuman.”